Mengetahui Lebih Dalam Tentang Hukum Kredit Dalam Islam

Dijaman modern seperti sekarang ini, banyak masyarakat yang mengutamakan aspek ekonomi sebagai dasar kehidupannya. Untuk menyukupi kebutuhannya banyak masyarakat yang sering kali memiliki kesulitan. Gaji tiap bulan yang dihasilkan sangat kecil menjadi salah satu faktor kebanyakan masyarakat sulit untuk menyukupi kebutuhannya. Selain itu perkembangan jaman juga membuat masyarakat merubah gaya hidupnya. Sebagian masyarakatpun sampai sulit untuk mengikuti gaya hidupnya. Untuk membeli sebuah barang secara cash tentu memerlukan jumlah biaya yang lebih besar pada saat yang bersamaan. Tentunya anda harus menggunakan tabungan anda untuk itu. Dengan adanya masalah tersebut banyak masyarakat yang memilih kredit untuk segala kebutuhannya. Memang jika anda membeli secara kredit anda akan dikenakan biaya tambahan berupa biaya admin bulanan atau yang lainnya. Sehingga jika di total, harga barang yang anda beli memiliki harga jual yang lebih mahal dibandingkan anda membeli secara langsung. Membeli barang secara kredit juga memiliki keunggulan. Dimana uang tabungan yang begitu berharga bisa anda simpan untuk beberapa keperluan mendadak yang mungkin akan ada. Dengan proses kredit tentunya anda dapat membayar selama jangka waktu yang telah ditetapkan dengan biaya perbulan yang lebih murah. Tentunya tidak akan memberatkan anda. Untuk itu banyak masyarakat yang memilih cara kredit dibandingkan cash. Sebelum anda melakukan penkreditan barang sebaiknya anda mengerti terlebih dahulu mengenai hukum kredit dalam islam, agar anda tidak salah dikemudian hari. Anda juga harus memenuhi syarat terlebih dahulu untuk dapat melakukan pembelian secara kredit. Sebelum anda melakukan proses kredit tentunya anda harus memastikan diri anda bahwa anda sanggup untuk melakukan hal tersebut agar tidak merugikan pihak jasa penyedia kredit.

Pengertian hukum kredit dalam islam

Banyak dari masyarakat yang tentunya sudah pernah melakukan kredit. Bentuk dari penkredita pun banyak seperti berupa kendaraan, electronik ataupun yang lainnya. Dijama modern seperti sekarang ini tentu harga dari barang barang kebutuhan melonjak pesat. Mengakibatkan banyak dari masyarakat yang tidak mampu melengkapi kebutuhannya. Namun ada yang bilang jika anda melakukan penkreditan anda bisa dikenakan riba. Untuk itu sebelum anda mengambil langkah sebaiknya anda mengerti dan mengetahui terlebih dahulu mengenai ketentuan dan syarat syarat dalam hal mengkredit suatu barang. Hukum kredit dalam islam diperbolehkan, asalkan tetap sesuai dengan ketentuan ketentuan agama. Di jaman sekarang ini tentu banyak sekali perusahaan yang bergerak dibidang jasa pengkreditan ini. Perusahaan tersebut membangun kerja sama dengan toko toko untuk memasarkan dan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan. Ketentuan yang telah disepakati menjadi tanggung jawab kedua belah pihak.

Syarat hukum kredit dalam islam

Secara umum, jual beli dengan sistem kredit diperbolehkan oleh agama. Namun tetap harus ada aturan tertentu yang mengatur jalannya pengkreditan tersebut. Untuk itu disini kami akan membahas beberapa hukum kredit dalam islam agar anda mendapatkan pertimbangan sebelum memutuskan untuk membeli barang secara kredit.

  1. Harga harus disepakati di awal transaksi meskipun pelunasannya dilakukan kemudian. Misalny: harga rumah 200 juta bila dibayar tunai dan 350 juta bila dibayar dalam tempo 5 tahun.
  2. Dalam proses keterlambatan pembayaran atas cicilan anda akan dikenakam denda, sebagaimana yang terlah disepakati dalam perjanjian sebelumnya.
  3. Pembayaran cicilan disepakati kedua belah pihak dan tempo pembayaran dibatasi sehingga terhindar dari praktek bai` gharar (penipuan).
  4. Tidak terdapat dua akad dalam satu transaksi. Kedua belah pihak harus mengaju kepada satu perjanjian yang telah disepakati bersama sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *