Belajar Ilmu Ekonomi Islam

Belajar ilmu ekonomi memang tidak terbatas karena ingin memiliki usaha saja. Terutama belajar ilmu ekonomi islam. Sebab ilmu ini mengatur tentang segala hal yang berkaitan dengan perniagaan secara lengkap dan terperinci. Ilmu ini merupakan cabang ilmu syariah yang khusus mempelajari tentang bagaimana agama memandang tentang proses perniagaan. Tentu saja dengan memahami lebih rinci tentang bagaimana tata cara perniagaan dengan baik akan membuat Anda lebih memahami tentang tata cara jual beli yang sesuai dengan ketentuan agama. Meskipun seorang pebisnis sudah memiliki pengalaman yang cukup mumpuni tentang perdagangan dan bisnis, namun mengerajakan perdagangan sesuai dengan perintah agama memang harus dilakukan sepenuh hati.

Ilmu Ekonomi Islam

Belajar tentang ilmu ekonomi islam. Bisa dikatakan sebagai salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh para pedagang besar maupun pedagang kecil. Sebab melakukan perniagaan dengan baik dan jujur tentu saja jauh labih diutamakan. Sehingga sangat disayangkan jika para pedagang tidak menggunakan tata cara perniagaan yang baik untuk melakukan bisnisnya dengan baik. Sebab dengan melakukan perniagaan dengan baik dan jujur akan membawa keberkahan dalam hidup bermasyarakat. Ilmu ini lebih jauh memperlajari tentang bagaimana menciptakan sebuah perdagangan yang lebih jujur dan berkah. Salah satunya adalah dengan cara menciptakan sebuah sistem jual beli yang sesuai dengan ajaran nabi. Nabi memberikan penjelasan serta contoh bagaimana melakukan perdagangan atau aktivitas jual beli yang baik. Selain itu nabi juga memberikan contoh mengenai bagaimana melakukan proses jual beli dan tawar menawar harga. Ada beberapa jenis akad jual beli yang diperbolehkan dalam islam. Mempelajarinya dengan cukup baik tentu saja akan membawa pada keberkahan. Akta jual beli yang harus dilakukan seperti apa yang benar. Akad jual beli haruslah tidak boleh merugikan konsumen. Misalnya harga suatu barang ketika dibeli sejumlah dana tertentu. Maka pada saat dijual kembali penjual tidak boleh berbohong dengan menunggukan harga pembelian awalnya kepada konsumen dengan maksud untuk keuntungan yang lebih besar. Akad yang diperbolehkan adalah akad yang mencantumkan jumlah keuntungan yang sebagai jasa atas pembelian barang tersebut. Sehingga nilai keuntungan yang diperoleh pedagang lebih transparan serta lebih berkah.

Prinsip Dasar Ekonomi Islam

Di dalam ajaran islam memang tidak melarang pedagang mengambil keuntungan atas barang yang dijualnya. Tentu saja keuntungan yang diterima oleh penjual merupakan keuntungan yang diperoleh dengan cara yang jujur bukan dengan cara menipu pembeli. Sehingga dengan melakukan penjualan produk yang sesuai dengan syariat islam yang baik terutama yang sesuai dengan ilmu ekonomi islam. Tentu saja akan membuat hidup lebih bermakna. Sehingga proses jual beli yang dilakukan akan berjalan dengan penuh keberkahan. Salah satunya tentang jilbab instan yang mudah dikenakan namun tetap syari. Menjual jenis jilbab seperti ini misalnya harus dijelaskan kepada pembeli mengenai jenis bahan yang digunakan serta barapa harga membelinya. Sehingga penjual bisa menerima keuntungan yang sesuai dan juga pembeli ikhlas memberikan keuntungan tersebut. Jika pembeli merasa ditipu maka hasil jualan tidak akan pernah berkah. Kehati-hatian dalam proses jual beli tentu saja akan membuat hasil penjualan menjadi lebih berkah dan lebih membawa kebaikan untuk semua orang. Serta tidak lupa untuk senantiasa menyisihkan sebagian uang dari hasil berniaga untuk melakukan sedekah. Hal ini bertujuan untuk membersihkan harga hasil jualan pada hari itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *