Pengertian Desain Interior dan Elemen Pembentuknya

Kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah interior design atau desain interior. Namun, apa sebenarnya arti dari istilah ini? Selain itu, apa saja elemen-elemen yang berperan dalam pembentukannya? Jika ingin mengetahui lebih dalam seputar interior design apalagi berkecimpung di dalamnya, sudah pasti kita harus tahu dulu apa itu interior design. Satu hal yang harus dipahami adalah bahwa interior design jelas bereda dengan desain grafis, walau keduanya  sama-sama bergerak di bidang desain. Mengetahui pengertian dari interior design ini akan membantu kita dalam memahami materi selanjutnya yang diajarkan dalam kelas interior design. Berikut ini adalah pengertian dasar dan juga beberapa elemen yang turut membentuk interior design.

ProEXR File Description
=Attributes=
cameraAperture (float): 20.12
cameraFarClip (float): 1000
cameraFarRange (float): 1000
cameraFov (float): 86.5222
cameraNearClip (float): 0
cameraNearRange (float): 0
cameraProjection (int): 0
cameraTargetDistance (float): 200
cameraTransform (m44f): [{0.0164283, 0, -0.999865, 3821.31}, {-0.999865, 0, -0.0164283, 5268.88}, {0, 1, 0, 117.043}, {0, 0, 0, 1}]
channels (chlist)
compression (compression): Zip16
dataWindow (box2i): [0, 0, 2799, 1575]
displayWindow (box2i): [0, 0, 2799, 1575]
gamma (float): 1
lineOrder (lineOrder): Increasing Y
pixelAspectRatio (float): 1
screenWindowCenter (v2f): [0, 0]
screenWindowWidth (float): 1
tiles (tiledesc): [64, 64]
type (string): “tiledimage”
=Channels=
A (float)
B (float)
G (float)
R (float)

Pengertian Dasar Desain Interior

Desain interior dapat diartikan sebagai ilmu yang secara khusus mempelajari perancangan suatu karya seni dalam suatu bangunan serta akan digunakan dalam memecahkan masalah manusia. Salah satu bidang studi keilmuan ini didasarkan pada ilmu desain serta bertujuan agar dapat menciptakan lingkunan binaan atau ruang dalam lengkap dengan aneka elemen pendukungnya, baik non fisik maupun fisik. Kualitas kehidupan manusia nantinya akan menjadi lebih baik berkat interior design ini. Perancangan interior juga turut meliputi bidang arsitektur serta bagian dalam dari suatu bangunan. Sebagai contohnya ialah perancangan interior tetap ataupun dekoratif yang sifatnya sementara. Pekerjaan desain sendiri akan dibedakan dalam tiga kelompok. Pertama adalah perancangan interior tetap yang dimulai dari perencanaan denah existing bangunan, floor plan, lay out, ceiling plan, aksonometri, potongan, perspektif, detail, animasi, maket dan aneka teknis presentasi lain. Kedua adalah perancangan interior bergerak atau moveable. Perancangan ini sifatnya mikro dan termasuk di antaranya adalah pembuatan desain furnitur, desain landscape interior, desain produk, handycraft dan lain-lain. Ketiga ada perancangan dekoratif yang sifatnya menghias, contohnya adalah desain hiasan pada pesta pernikahan. Tujuan dari perancangan interior design secara garis besarnya adalah menciptakan lingkunan bina yang indah serta fungsional, menunjang kenyamanan user dalam melakukan aktivitasnya dalam ruangan, dekorasi di dalam struktur, berkaitan dengan tekstur dan warna serta memiliki kreativitas, dalam artian akan berkembang sesuai kreativitas desainernya agar tidak monoton.

Elemen Pembentuk Desain Interior

 

Interior dari suatu ruangan akan dibentuk dari elemen-elemen pembentuk dan semuanya akan saling terkait satu sama lain. Desain interior tidak akan dapat dipisahkan dari elemen-elemen ini. Ada beberapa elemen dalam interior yang harus dimengerti desainer. Pertama adalah plafond, yaitu bagian interior yang letaknya di bagian paling atas dan berguna sebagai penutup ruang. Kedua ada dinding yaitu bagian sari dari interior yang posisinya di tengah atau mengelilingi ruang sebagai sekat pembatas. Ketiga adalah lantai yang merupakan bagian paling bawah dari ruangan sebagai alas dari ruang tersebut. Penataan ruang interior sendiri tidak bisa dipisahkan dari berbagai faktor, seperti geometri, material, furniture, pencahayaan serta setting additional. Termasuk dalam geometri adalah bentuk dan dimensi. Sementara material juga memiliki peran besar terhadap rancangan interior karena akan mempengaruhi tampilan ataupun visual pada ruang tersebut. Furniture ialah objek atau alat yang digunakan sebagai penunjang kegiatan di dalam rauang. Pencahayaan akan turut mempengaruhi karakter ruang, sementara setting additional ialah komponen yang sifatnya dekoratif atau sebagai pemanis ruangna. Termasuk dalam setting additional ini adalah lukisan, vas bunga, tanaman hias dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *