Macam Cara dan Adab Ziarah Kubur

Ziarah kubur merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh orang – orang islam untuk mengunjungi dan berdoa yang diperuntukkan kepada almarhum atau orang yang sudah meninggal. Biasanya orang yang berziarah kubur melakukannya dalam waktu – waktu tertentu. Seperti contohnya saat menjelang bulan ramadhan atau saat menjelang hari raya, banyak sekali orang – orang yang melakukan rutinitas ziarah kubur ini. Dalam berziarah kubur tentunya ada cara dan adab ziarah kubur yang harus dilakukan oleh setiap orang yang melakukannya.

Adab Ziarah Kubur Secara Islami

Dalam islam tentu saja ada adab – adab ziarah kubur yang harus dipatuhi dan dilakukan oleh setiap orang yang akan melakukannya. Diantaranya:

  1. Orang yang berziarah harus konsisten terhadap tujuannya

Pada umumnya orang yang berziarah kubur memiliki tujuan untuk mengambil hikmah dan pelajaran akan kematian. Dan juga dengan berziarah maka orang akan senantiasa ingat akan kematian.

  1. Orang yang berziarah kubur tidak boleh dimaksudkan untuk perjalanan jauh guna beribadah. Karena hakekatnya orang islam hanya boleh melakukan perjalan jauh untuk ibadah, hanya di tiga tempat peribadatan yakni masjidil haram, masjidil nabawi, dan masjidil aqsa.
  2. Orang yang berziarah kubur hendaknya mengucapkan salam sebelum masuk ke lingkungan kuburan. Salam ini juga bertujuan untuk mendoakan kesejahteraan baik untuk penghuni kuburan maupun untuk yang melakukan ziarah tersebut.
  3. Orang yang berziarah kubur hendaknya tidak duduk di atas kuburan.
  4. Orang yang berziarah kubur disarankan untuk mendoakan si mayat jika memang mayat tersebut beragama islam. Jika beragama selain islam maka tidak dianjurkan untuk mendoakannya. Saat mendoakan mayatnya pun ada caranya. Kita dianjurkan untuk menghadap kiblat. Bukan menghadap ke kuburannya. Karena itu akan terlihat seolah-olah kita sedang berdoa kepada si mayat. Sedangkan berdoa hanya boleh kepada Allah.
  5. Orang yang berziarah kubur sangat tidak dianjurkan untuk meratapi mayat. Meratapi mayat berarti benar – benar menangis yang berlebihan hingga mencabik-cabik dirinya sendiri. Menagis pada saat ziarah kubur diperbolehkan. Tetapi tidak sampai meratapinya.

 

Peringatan Adab Ziarah Kubur

Dalam berziarah kubur pun ada peringatan adab ziarah kubur yang harus dipatuhi oleh setiap orang yang akan melakukan ziarah kubur. Sehingga saat melakukan amalan ziarah kubur tersebut, peziarah akan mendapatkan pahala dan bukan sebaliknya.

  1. Dalam berziarah kubur, peziarah tidak diperkenankan untuk menjadikan hari spesial tertentu dalam berziarah. Karena tidak ada hukum yang mengharuskan kita berziarah dalam waktu – waktu tertentu. Kita boleh saja berziarah setiap waktu sesuai kemauan kita. Jika kita mengkhususkan atau menspesialkan waktu – waktu tertentu maka hal itu justru menjadi bid’ah yang berujung dosa.
  2. Setiap orang yang berziarah kubur hendaknya bisa memetik hikmah dari kematian. Dengan berziarah kubur pula kita akan selalu diingatkan pada kematian. Dan juga dianjurkan untuk mendoakan almarhum saat berziarah. Jika kita justru meminta doa pada si mayat maka hal itu sangat tidak disyariatkan dan justru itu merupakan perbuatan syirik yang menimbulkan dosa besar.

 

Adapun jika anda mempunyai niatan untuk belajar lebih mengenai pemakaman secara islami dan pengetahuan – pengetahuan lainnya yang berhubungan dengan pemakaman, anda bisa belajar pada salah satu website Pemakaman Al Azhar Karawang. Di sana anda bisa mendapatkan banyak pengetahuan juga mengenai pemakaman islami, bahkan jika anda ingin memakamkan keluarga anda di sana pun bisa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *